Pesan KH. Athoillah Anwar Lirboyo : Alumni Lirboyo diharapkan punya ketersambungan hingga ke-anak-cucunya yang akan menjadi Santri-Alumni Lirboyo untuk mempererat tali silaturahmi

point ramah tamah bersama KH Athoillah dengan himasal:
1. Lim dibawah naungan himasal. harus tetap berkomunikasi.(jangan ada sekat) ibarat NU, LIM adalah anshornya.
2. alumni disamping Khidmah di Lim /himasal jgn lupa nuwun Sewu, ikut Khidmah di NU , masuk struktural Monggo/paling tidak ikut membantu. tapi jgn overled ngurus NU tapi lupa keluarga.
4. beberapa didaerah sudah bisa membantu teman2 yang masih dipondok masalah finansial (memberikan beasiswa), Monggo untuk daerah ini.
5. bagaimana jenengan semua masih bisa berkomunikasi dengan pengurus yang masih dipondok, seperti kordinasi rombongan,/kasus bullying dll. bisa memantau dan ikut membantu menyelesaikan. sehingga Himasal dan Lim harus berkordinasi dengan pengurus yang masih dipondok.
6. alumni pondok lirboyo tapi anaknya mondok ditempat lain, saya kurang Marem.
7. terakhir saya sering mendampingi kyai kafabih, beliau dawuh alumni minimal anaknya ada yang mondok di Lirboyo. Monggo tugas sampean, paling tidak satu putri satu putra yang mondok di Lirboyo. jangan sampe ga ada yang mondok di Lirboyo BLAS. kalau dulu mungkin alumni mencari formal tidak ada, sekarang dilirboyo formal alhamrusiyah ada, ingin menghafal Al-Quran di huffazh ada. lengkap. 
sangat memprihatinkan alumni pondok Lirboyo anaknya tidak dipondokkan di Lirboyo.
yang paling penting komunikasi yang baik antar alumni.
ketika sampean mengajar santri itu adalah santri Mbah kyai Abdul Karim, Monggo niku untuk penyemangat sampean.
informasi dari kemenag ketika sampean ingin mengajukan muadalah sampean bilang kurikulum sama dengan pondok Lirboyo, akan direspon baik dengan kemenag. dipermudah.

disampaikan di pondok pesantren attahiyyah Cipondoh Tangerang jam 00:14 wib.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama